• Latest
  • Trending

Pentingnya Menghafal dalam Belajar

13 September 2022

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

Pentingnya Menghafal dalam Belajar

Muhammad Sakdillah Jurnalis Muhammad Sakdillah
13 September 2022
in Pendidikan dan Wisata
Reading Time: 2 mins read
A A

Meskipun digempur dengan statemen statemen merendahkan kalau menghafal tidak penting bagi seorang pelajar, tapi tradisi ini masih tetap berlangsung di pondok pondok pesantren. Baik itu menghafal mufaradat (kosakata) bagi pesantren bahasa, maupun nadham nadham dan Al Quran. Belakangan, bila melihat kurikulum di sekolah sekolah dasar, menengah, dan atas, penekanan analisis sebagai lawan dari menghafal menjadi trend utama dengan tujuan kemerdekaan berpikir dan kemerdekaan belajar.

Lalu, apakah menghafal tidak lagi relevan karena terlanjur konservatif?

ArtikelLainnya

MTs Madrasatul Quran Tebuireng Fasilitasi FASTA Gratis

11 Oktober 2022
0

Pencaksilat di Pesantren sebagai Sumber Kekerasan?

16 September 2022
0

Reaktualisasi Pencaksilat di Indonesia (Bagian Satu)

8 September 2022
0

Perdikan, Kerangka Budaya Kaum Santri

6 September 2022
0
Load More

Tentu, tidak semudah itu. Banyak kalangan dari pemerhati pendidikan mengeluh dengan kurikulum sekarang. Semacam lompatan yang sangat jauh, bahkan cenderung lepas kontrol. Sebab, sejak dini, anak anak didik sudah diajar berpikir kritis yang akan berdampak pada sikap apatis. Dari sikap apatis ini, akhirnya akan melahirkan sikap pragmatis.

Tidak salah dengan metode kritis dalam terapan belajar, karena sejak dini anak didik sudah diajarkan untuk mandiri dan mampu mengambil sikap sendiri. Namun, yang perlu diperhatikan pula adalah perkembangan kejiwaan anak didik. Mereka sudah digiring pada dunia dewasa sehingga menjadi hibrida. Bahkan, cenderung tidak mampu menguasai apa apa karena tidak menguasai materi.

Fungsi penting dari menghafal adalah sejak dini anak didik diajarakan untuk rajin mengumpulkan materi. Jika di pesantren pesantren, mereka mengumpulkan rumus rumus bahasa dan kosakata yang melimpah. Menghafal Al Quran misalnya, seorang anak akan mengumpulkan ribuan kosakata yang tersusun rapi ke dalam memorinya. Tidak saja untuk meningkatkan fungsi otak, tapi juga meningkatkan daya ingat. Orang yang hafalan Al Qurannya baik, dia akan terlihat cerdas, kreatif, dan justru mampu berinovasi dengan sendirinya. Karena, dari memori otaknya sudah penuh dengan data data dan kosakata.

Mungkin, perlu penelitian serius, cepat manakah literasi diterapkan di pondok pondok pesantren dan di sekolah sekolah. Hampir bisa dipastikan, orang yang memiliki kelebihan ingatan melalui hafalan akan lebih cepat mengembangkan program program literasinya. Karena, sudah terbiasa mengumpulkan materi ke dalam ingatan. Dan, kalaupun diimplementasikan kepada bidang bidang lain seperti riset, malah akan cepat beradaptasi.

Hanya saja, memang, perlu diberikan catatan. Karena, menghafal sifatnya mengulang ulang, maka harus pula dibekali kemampuan berpikir kritis. Meskipun, kritisisisme akan muncul dengan sendirinya. Contoh, orang yang terbiasa mendengarkan nada dan lagu Syekh Al khushoiri akan sangat jangkal ketika mendengar nada dan lagu imam masjid Istiqlal. Hal yang paling gampang adalah ketika Al Quran dan azan menggunakan langgam Jawa. Bagi yang terbiasa menghafal dan mengenal seluk beluk dzauq, hal itu tidak menjadi masalah. Bahkan, ada inovasi baru.

Yang jelas, untuk menguasai banyak hal, sebaiknya memang harus dimulai dari satu hal. Tinggal mau dari mana memulainya.

Tags: Menghafal
Previous Post

Mitos 350 Tahun, Ramalan Berakhirnya Indonesia (II)?

SELANJUTNYA

Tradisional di Sana, Modern di Sini

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

SELANJUTNYA

Tradisional di Sana, Modern di Sini

Pencaksilat di Pesantren sebagai Sumber Kekerasan?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In