• Latest
  • Trending

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022

Mengapa Islam Menjadi Agama bagi Mayoritas Manusia di Nusantara?

19 November 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

Puisi Puisi Hasyim Wahid

Tentang Negeri yang Tidur

Jatim Net26 Jurnalis Jatim Net26
22 Maret 2023
in Berita Khusus
Reading Time: 2 mins read
A A

Membaca dari Sudut Penikmat

Sebagai orang awam, tidak memerlukan banyak teori untuk membaca sebuah puisi atau kumpulan puisi (antologi). Yang dibutuhkan hanya sekadar kepekaan batin untuk lebih dekat menjadikannya bacaan rutin. Meskipun, tidak mengerti arti dan keindahannya. Katanya, semakin sulit dimengerti, semakin indah sebuah puisi. Yang penting adalah lagu dan iramanya. Tidak perlu terlalu jauh tahu tentang isi dan maknanya. Toh, lagu apalagi sebuah puisi memiliki posisi dan tempatnya sendiri.

Bagi penikmat, tidak perlu ambil pusing baik buruk, yang penting dapat diulang seperti mantra dan doa. Yang dibaca berulang ulang hingga hapal dan bisa diiramakan.

ArtikelLainnya

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023
0

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023
0

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023
0

Kebahagiaan Maulid Nabi Dan Wujud Syukur Shiddiqiyyah Sebagai Bangsa Indonesia

13 Oktober 2022
0
Load More

Sisi Sisi Tersembunyi

Sekejap, pembaca akan dibawa larut oleh perjalanan seorang anak Adam pada bagian benua lain seperti Che Guevara atau pada masa lalu pejuang seperti Tan Malaka. Perjuangan untuk sebuah ideologi penegakan negara. Negara butuh ideologi untuk menjalankan fungsi fungsi mekanismenya. Tanpa ideologi, negara bukanlah apa apa. Sehingga setiap orang dan kelompoknya masih mendambakan sebuah ideologi yang dipandang masih jauh lebih baik menurut mereka dan selera mereka.
Di antara puisi puisi Hasyim Wahid (Gus Im) sempat terbukukan sendiri olehnya dengan judul “Bunglon”. Yang barangkali belum menjadi inspirasi bagi sahabat sahabat atau keluarga dekatnya untuk mencari lebih. Keintiman belum memberi inspirasi apalagi di zaman yang kian dituntut atas nama untung rugi. Namun, kemandirian seorang puisiwan seperti Gus Im adalah independensi dari sikap terhadap realitas. Menjaga jarak meskipun dengan kata kata yang lebih vulgar bagi putera seorang kiai. Puisi hanyalah sarana dan wahana dalam mengungkapkan isi kebatinan seseorang dengan menjauhkan sedini mungkin keindahan keindahan kata dan maknanya. Toh, keindahan keindahan itu bisa diciptakan oleh sejarah, manakala sebuah kata kata sampah dapat menguak dan menggambarkan situasi sosial dalam kurun waktu dan tempat tertentu. Dapat disimak beberapa penggalan kata yang tak termuat utuh;

(kalau saja aku bisa menjarah
rumah-rumah mewah itu, aku akan belikan untukmu
mobil Jaguar sewarna kutang dan celana dalammu)
—————–
Kau tersenyum mendengar bualanku
kemudian kita bersenggama 90 menit
(+30 menit waktu ekstra) bagai
pertandingan sepakbola kelas dunia
dan esok di pagi hari aku akan dengar
kau nyanyikan hymne sambil gosok gigi:
Bagimu negri jiwa raga kami…

Selayaknya, puisi dibunyikan seperti milik Remy Sylado yang susah dimengerti pembacanya kalau tidak dibacakan. Begitu pula puisi puisi Sutardji Calzoum Bachri tidak dapat dimengerti tanpa mengerti akar akar mantra di negeri Melayu. Mantra masih asing bagi telinga orang Jakarta kecuali wirid wirid dalam ritual.
Puisi puisi Hasyim Wahid tidak demikian. Cukup lugas, tangkas, dan mudah dimengerti. Apalagi ditulis dari zaman yang dekat, tidak sejauh masa Hamzah Fansuri. Apa yang terungkap secara implisit dari puisi puisi Hasyim Wahid adalah kini dan di sini yang barangkali masih akan ada hingga seratus tahun kedepan. Sebagaimana diungkapkannya dalam puisi “Pembicaraan Rahasia”.

Baiklah!
Jika begitu
pada tarikan napas terakhir
aku akan lakukan satu kebaikan.
Aku akan berdoa:

Tuhanku
Berkatilah
generasi penerus negeri ini
sesungguhnya
merekalah pewaris utang negara!

Depok, 21 Maret 2023.

Previous Post

100 Hari Wafat Remy Sylado

SELANJUTNYA

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

Jatim Net26

Jatim Net26

SELANJUTNYA

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In