• Latest
  • Trending

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022

Mengapa Islam Menjadi Agama bagi Mayoritas Manusia di Nusantara?

19 November 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

Jatim Net26 Jurnalis Jatim Net26
28 Januari 2023
in Sejarah dan Sastra
Reading Time: 2 mins read
A A

Nilai nilai kemanusiaan bersifat universal, lintas batas negara, suku-bangsa, dan agama. Untuk menuai nilai nilai kemanusiaan tersebut, Indonesia masih memerlukan nafas panjang sebelum benar benar siap menjadi suku-bangsa yang berkemanusiaan.

August Strindberg (1849–1912) adalah seorang pengarang, dramatis, dan pelukis Swedia. Dia memiliki kepandaian dan bakat melebihi perkiraan pengamat dan orang banyak. Lebih dari itu, dia dikenal sebagai pengarang terpenting Swedia. Dari olah jiwanya, Strindberg dikenal sebagai seorang bapak teater modern. Karya karyanya tergolong dalam dua aliran sastra utama: Naturalisme dan Ekspresionisme. Demikian, dalam pandangan umum, Strindberg adalah seorang misoginis, pembenci kaum perempuan. Namun, yang sering dilupakan:  Strindberg adalah sosok yang berkelebat dalam kesunyian. Hal ini dapat dipahami secara simbolik, kalau dirinya sebenarnya adalah antirealitas seperti kebanyakan kaum sufi atau sophist.

ArtikelLainnya

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023
0

Masa Kegelapan Datang Diganti dengan Perang

15 November 2022
0

Sastra dan Pusat Peradaban di Nusantara

5 November 2022
0

Historiografi Nir-Sistematika Tasawuf

18 Oktober 2022
0
Load More

Nalar batin yang dapat lebih jauh tersebut mampu diselami dengan baik oleh Stefan Danerek melaui karya novel pendek Strindberg, The Roofing Ceremony.

Menurut Danerek, The Roofing Ceremony, sebuah novel pendek yang memiliki nalar batin, yang begitu kuat dan penuh harapan. Sebuah novelia yang dapat merevisi pandangan sempit tentang August Strindberg. Novelia ini memiliki kekuatan batin yang tidak dapat direduksi dan kompleks, yang dapat dijumpai dalam The Death of Ivan Ilyich karya Tolstoy atau Krapp’s Last Tape karya Samuel Beckett misalnya. Diterbitkan di Swedia pada tahun 1906 dan belum pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, The Roofing Ceremony (Taklagsöl) merupakan sebuah drama kamar. Novelia yang bertutur dengan diksi diksi yang jarang digunakan oleh kalangan khalayak tentang seorang pria yang sekarat. Seorang penjelajah tetiba menjadi kurator museum, mengulas kehidupan dirinya yang penuh gejolak dengan keras saat dia masuk dan keluar dari tidur yang disebabkan oleh morfin.

Narasi prosa terakhir Strindberg, The Roofing Ceremony (Taklagsöl, 1907), ini mungkin berlatarkan sebuah kamar tidur apartemen di Stockholm, tetapi bercerita pula tentang kisah kolonialisme dan penjelajahan brutal di Kongo (Belgia), termasuk mengungkap partisipasi Swedia dalam paradigma kolonialisme.

Memang, nilai nilai modernitas dan moderasi di Indonesia masih berjalan megap megap. Entah, sampai kapan? Indonesia laksana anak muda kurus dan berkelopak cekung seperti Swedia dalam gambaran Strindberg pada masanya. Ketika Revolusi Industri dan Perang Dunia Pertama (1914-1918) mengancam krisis kemanusiaan di Eropa, sebelum akhirnya Strindberg sempat menyaksikannya. Kamar yang penuh asap morfin. Dan, Indonesia masih perlu banyak menerjemahkan nilai nilai kemanusiaan itu ke dalam dirinya dalam menyikapi industrialisme yang gagal menciptakan nilai nilai kemanusiaan di Eropa pada masa Strindberg.

Tags: Nilai nilai kemanusiaan
Previous Post

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

SELANJUTNYA

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

Jatim Net26

Jatim Net26

SELANJUTNYA

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

Dari Kata untuk Manusia dalam "Ruang Renung Rara"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In