• Latest
  • Trending

War Criminal

17 Maret 2022

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

War Criminal

KH Abdul Halim Mahfudz*

Redaksi Jurnalis Redaksi
17 Maret 2022
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A

Kita hidup di dunia palsu. Media Barat juga penuh penipuan. Kami tidak bermaksud untuk menduduki Ukraina. Senjata dan sanksi Barat akan menjadi bumerang bagi Barat sendiri.

Kami tidak akan menyerah dan berlutut di hadapan Barat.

Hanya orang bodoh yang percaya bahwa Rusia sebagai penjahat perang, sementara si penuduh telah membunuh jutaan orang dengan bomnya.

– Vladímir Vladímirovich Pútin**

Menjawab pertanyaan wartawan, Presiden AS Joe Biden menyebut Putin sebagai “War Criminal”, Penjahat Perang!

ArtikelLainnya

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023
0

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023
0

Terima Kasih Prof, Selamat Jalan Prof

19 September 2022
0

Tradisional di Sana, Modern di Sini

14 September 2022
0
Load More

Sebutan ini disampaikan ketika menjawab pertanyaan wartawan di Washington. Mulanya, Biden menjawab “no”, tapi kemudian dia balik lagi ke penanya “Did you tell me whether I would tell… Oh I think he’s a war criminal.”

Apakah Anda sudah memberi tahu saya bahwa saya akan mengatakan… Oh, saya pikir dia penjahat perang.

Biden pernah menjawab pertanyaan “off the cuff”, pertanyaan dadakan yang repot jawabannya.

Tahun 2012 ketika dia menjadi Wakil Presiden Barack Obama, Biden ditanya pendapatnya tentang perkawinan antarsesama jenis. Dalam wawancara di NBC “Meet The Pess”, Biden mejawab; “I am absolutely comfortable with the fact that men marrying men, women marrying women and heterosexual men and women marrying one another are entitled to the same exact rights, all the civil rights, all the civil liberties.”.

Saya benar-benar nyaman dengan kenyataan bahwa pria yang menikahi pria, wanita yang menikahi wanita dan pria heteroseksual dan wanita yang menikah satu sama lain berhak atas hak yang sama persis, semua hak sipil, semua kebebasan sipil.

Padahal Presiden Obama tidak pernah menyatakan ssetuju pada perkawinan sejenis.

Sebutan “War Criminal” ini mendapat tanggapan dari Kremlin sebagai pidato yang “unforgivable rhetoric.”

Konflik Ukraina-Rusia adalah konflik dengan skala makin luas. Dari kulitnya, misi Rusia yang “demiliterisasi dan denaziisme”, lalu perang propaganda Blok Rusia vs NATO dan Barat, kini memasuki babak perang kata-kata.

Sepertinya ini bisa menjauhkan masing-masing pihak untuk duduk bersama di meja perundingan. Siap-siap ikut perang makin brutal di Ukraina.

Bumi sudah tua.

*Pengasuh Pondok Pesantren Seblak Jombang Jawa Timur.

**Sumber: Taufan Hidayat

Tags: War Criminal
Previous Post

Rentang dan Cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia

SELANJUTNYA

Pemikiran dan Kebijakan Ekonomi Industri Ala Gus Dur

Redaksi

Redaksi

SELANJUTNYA

Pemikiran dan Kebijakan Ekonomi Industri Ala Gus Dur

Putin, Agama, dan Masa Depan Geopolitik Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In