• Latest
  • Trending

Refleksi 17 Agustus 2022: Mencintai Edususastra di Indonesia

16 Agustus 2022

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 6 Juni 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

Refleksi 17 Agustus 2022: Mencintai Edususastra di Indonesia

Bagus Dilla Jurnalis Bagus Dilla
16 Agustus 2022
in Sejarah dan Sastra
Reading Time: 2 mins read
A A

Sekarang ini gerakan literasi meluas melampaui soal aksara (letters). Soal-soal budaya dan media audio-visual dan elektronik masuk dalam wilayah gerakan itu. Dukungan dari pihak pemerintah maupun swasta relatif besar baik secara finansial maupun moral. Tidak sedikit tenaga terkuras untuk menjalani proses ke arah pencapaian kemampuan masyarakat untuk melek aksara, budaya, dan media. Tentu kemampuan untuk melek itu dimaksudkan agar masyarakat dapat mengenali mana info yang benar dan mana yang salah. Namun ada satu cara yang paling mudah, murah, dan efektif untuk sampai ke tujuan itu. Masukkan pembuat berbagai info yang salah ke penjara. Rakyat otomatis akan melek dengan sendirinya, tahu mana yang benar dan salah.

Faruk HT

Menghargai susastra adalah menghargai pendidikan. Sastrawan Nasional terkenal, Ahmad Tohari (AT), menyanyangkan sejak 1953 susastra tidak menjadi bahan pelajaran pokok di Indonesia. Artinya, pendidikan karakter akan sangat masih jauh digapai. Karena, pendidikan susastra (edususastra) tidak semata hanya berpuisi, berprosa, dan berdrama saja. Lebih dari itu, susastra dapat mendidik karakter anak anak suku-bangsa di dalam mencintai Indonesia.

ArtikelLainnya

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023
0

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023
0

Masa Kegelapan Datang Diganti dengan Perang

15 November 2022
0

Sastra dan Pusat Peradaban di Nusantara

5 November 2022
0
Load More

Karakter Pragmatis

Bahwa susastra tidak hanya sekadar berpuisi, berprosa, atau sekadar berdrama saja. Lalu, menyibukkan diri untuk mencari cari genre dan teori baru. Lebih dari itu, susastra adalah penghayatan. Seorang sastrawan tidak melulu harus menampilkan karya karya sastranya menjadi sebuah antologi atau cerita cerita roman. Sebagai penghayatan, susastra dapat menjadikan karakter hidup seseorang ketika berada di lingkungan masyarakat.

Karakter pragmatis yang tampak dan hadir dalam drama drama kehidupan sosial politik belakangan ini merupakan hasil dari kehidupan pragmatis yang akut. Kehadiran sebuah “gang mafia” yang tanpa disadari telah menjadi bagian yang tak terpisahkan. Itu baru pada satu contoh kasus yang sedang heboh alias viral. Oadahal, masih banyak persoalan persoalan lain yang tak terbaca dan terkatakan karena munculnya isu isu baru yang kebih besar.

Permainan media menjadi salah satu aktor yang menciptakan drama drama besar tersebut seakan telah menjadi sah. Karena, menjadi satu satunya lembaga yang memiliki wewenang kekuasaan selain kekuatan massa, uang, dan militer. Penggiringan opini masyarakat adalah salah satu upaya membangun kekuasaan itu.

Perhatian yang Lemah

Literasi menjadi program dan agenda penting untuk membangun kuasa media tersebut sehingga susastra pun bisa menjadi abai. Tujuan tujuan media seringkali tidak lagi mendidik karena tak lagi mampu berhadapan dengan berita berita bohong (hoax). Kalau dulu susastra disebut sebagai penyebar berita berita bohong, maka sekarang media sebagai alat telah menjadi mesin penyebar yang lebih efektif.  Namun, sayang, bisa dibilang nirsusastra.

Edususastra memerlukan waktu yang tak sekejap. Generasi generasi muda sudah mulai melek literasi. Mereka lebih mudah diajarkan cara menulis yang baik, meskipun belum pada tahap apresiatif. Dengan cara sendiri, mereka mengulik kumpulan kumpulan cerita novel online, cerita cerita radio, atau bahkan membuat konten konten kreatif. Bagi mereka, cerita cerita brutal dapat diungkapkan melalui sebutan sebutan latah pada “game game” yang mereka mainkan.

Tags: Susastra
Previous Post

Modus Tiket Bodong di Terminal Pantura

SELANJUTNYA

Film nan Senyap di Tengah Keramaian

Bagus Dilla

Bagus Dilla

*A writer and culture activities*

SELANJUTNYA

Film nan Senyap di Tengah Keramaian

Diri yang Mendamaikan Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In