• Latest
  • Trending

Khilafah, Imam Mahdi, dan Lompatan Sejarah

31 Agustus 2022

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

Khilafah, Imam Mahdi, dan Lompatan Sejarah

Muhammad Sakdillah Jurnalis Muhammad Sakdillah
31 Agustus 2022
in Sejarah dan Sastra
Reading Time: 2 mins read
A A

Muncul ke dalam benak, bagaimanakah rupa dan sosok Imam Mahdi dan Nabi Isa as yang akan turun di akhir zaman?

Keadilan yang memungkinkan bisa tidaknya persatuan.

Antara Fiksi dan Fakta

Terus terang, secara faktual, kemunculan keduanya sulit diterima akal dalam konteks kekinian, kecuali keduanya menunjukkan keajaiban keajaiban yang dapat disaksikan oleh banyak. Itupun memang seperti gambaran imajinasi imajinasi di dalam film film animasi. Ketika kemukjizatan memang tak bisa dinalar dalam seketika.

Hal ini dapat dilihat perseteruan antara Pesulap Merah dan Gus Syamsudin yang marak misalnya. Kendati kedua duanya tidak menghadirkan diri sebagai sosok yang diidamidamkan oleh sebagai benar benar “Juru Selamat”. Trik trik kemahiran tangan dan tipuan tipuan kamera dapat dengan mudah dilacak. Kurang apa gigihnya Ahmad Musaddeq dan Ratu Lia Eden untuk mendaku sebagai sosok nabi baru? Hanya bisa dipandang laksana dagelan dagelan zaman semata. Artinya, untuk menghadirkan cerita cerita masa lalu yang telah menjadi fiksi sangat sulit terwujud.

ArtikelLainnya

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023
0

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023
0

Masa Kegelapan Datang Diganti dengan Perang

15 November 2022
0

Sastra dan Pusat Peradaban di Nusantara

5 November 2022
0
Load More

Begitu pula, betapa gigihnya persatuan Islam untuk menegakkan kekhilafahan ke dalam satu bendera. Beragam makna penafsiran serta aksi aksi politik secara nyata belum mampu diwujudkan untuk sekadar mengatakan “tidak”. Ilusi dan delusi baru tiba pada puncak halusinasi.

Tidak Linear

Cerita cerita fiksi memang dirawat dengan baik oleh aliran aliran tertentu maupun agama agama tertentu. Karena, memang lahir dari masa lalu yang panjang. Fiksi demikian tidak dapat disangkal. Meskipun dapat dipelihara dalam kelompok kelompok kecil yang bersifat rahasia.

Puncak pemikiran sejarahyang bersifat linear tidak akan mampu menjawabnya, kecuali membangun sistem yang bersifat dialektis. Artinya, mengumpulkan satu persatu materi sehingga mendapat rumusan rumusan baru. Misal, Nalar Bayani dalam filsafat muslim mungkin masih sangat relevan bagi satu kalangan tertentu di dalam memecahkan problem problem realitas. Namun, tidak bisa diterima pada kelompok lain yang sudah menolak sejak jauh jauh hari dari kalangan muslim Eropa. Bagi muslim Eropa, Nalar Burhani jauh lebih bisa diterima daripada analogi analogi yang telah dibangun oleh Nalar Bayani. Sehingga perlu dirumuskan secara sistematis untuk menerima keduanya untuk mengatakan menolak dari Nalar Irfani (sufisme). Boleh jadi, Nalar Irfani tertolak di Barat, tapi resistensi yang panjang (karena jarak waktu dan tempat yang jauh) dapat saja berlaku global ketika jarak dan tempat itu sudah semakin dekat seperti saat ini. Artinya, kisi kisi yang membedakan antara Timur dan Barat dapat saja berjalan cair dan bersenyawa.

Meskipun perbedaan itu niscaya, namun terdapat aturan atau rumusan baru yang secara alami dapat berlaku global. Senyampang, keadilan dapat tercipta. Luka luka sejarah dapat saja sembuh manakala waktu telah berlalu dan secara perlahan terlupakan.

Dengan demikian, kesepahaman dengan menolah konservatisme antarkelompok dan golongan umat Islam dapat saja muncul dalam personifikasi ideologi Mahdiisme. Begitu pula, sikap berbeda dalam sejarah yang memisahkan pemahaman pemahaman Yahudi dan Nasrani akan memunculkan sosok Nabi Isa as dalam personifikasi yang berbeda. Selama, masing masing mampu menolak pandangan pandangan konservatif yang akan dijawab dengan hubungan hubungan yang lebih ideal dan adil bagi humanisme.

Tags: Imam MahdiKhilafahNasranisejarahYahudi
Previous Post

Jamuniro: Istilah Kata yang Diberikan oleh Gus Mus

SELANJUTNYA

Pesantren sebagai Penangkal Radikalisme

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

SELANJUTNYA

Pesantren sebagai Penangkal Radikalisme

Catatan Ulang: Perihal Ketoprak Rainha De Japora

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In