• Latest
  • Trending

KH Amin Abdul Hamid: Ibu, Sinyal Terdekat kepada Allah

3 Agustus 2022

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

KH Amin Abdul Hamid: Ibu, Sinyal Terdekat kepada Allah

Redaksi Jurnalis Redaksi
3 Agustus 2022
in Berita Umum
Reading Time: 2 mins read
A A

Ngawi-jatim.net26.id – Membahasakan “kirim bacaan Al Fatihah” sering menjadi kontroversial bagi yang salah paham. Mereka membangun asumsi masing masing karena tidak mengerti, mengapa harus mengirim bacaan Al Fatihah.

Bacaan Al Fatihah sebelum membaca zikir atau bacaan bacaan lain semisal Al Quran dan sholawat adalah kebiasaan ulama dan kiai. Bacaan yang dikenal dengan istilah tawasul ini sering diartikan kirim “hadiah” oleh ulama ulama terdahulu. Hal ini wajar, karena jika digambarkan Allah Taala itu memiliki kerajaan (مالك الملوك), maka sudah sepantasnya seorang hamba yang penuh dengan gelimang dosa memberi hadiah kepada junjungan dan sesembahanNya, Rasulullah saw dan Allah Taala.

ArtikelLainnya

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024
0

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023
0

Islam Mengajarkan Budaya Berpakaian dan Emas Kawin

1 November 2022
0

Presiden yang Memahami Keadilan dan Kemakmuran

28 Oktober 2022
0
Load More

Tapi, analogi ini tidak diterima oleh sebagian kalangan, karena menganggap Rasulullah saw itu samudera Syafaat yang akan memberikan limpahan ampunan kepada umatnya sebagai hak “previllage” yang diberikan Allah Taala kepadanya.

Maka, jika Al Quran saja yang menyebutkan Allah itu Raja (مالك), maka apa salahnya jika kita mempersembahkan sesuatu kepadaNya dan junjunganNya dengan membacakan surat Al Fatihah atau berqurban seperti pada Hari Raya Idul Adha.

Manusia adalah makhluk analog.

Terkadang, analogi analogi yang dimisalkan oleh ulama ulama zaman dahulu tidak bisa diterima oleh akal kekinian. Karena, zaman sekarang, sudah tidak ada lagi raja. Yang ada adalah individu individu yang memiliki akses sendiri sendiri. Mereka kadang menganggap bisa mengakses secara langsung kepada Allah Taala, tanpa harus melalui tower tower dan satelit. Belum lagi, titik koordinat untuk menangkap sinyal dengan baik dan cepat.

Manusia itu bisa diibaratkan seperti sebuah hape. Semakin dia canggih, semakin cepat akses dan semakin banyak aplikasi yang bisa dipakai. Nah, untuk menjadi manusia canggih dengan kecepatan akses dan banyaknya muatan aplikasi itu tidak mudah karena sebab hidayah (tutorial). Ada banyak orang yang mencari cari sinyal hingga jauh, tapi tidak juga menemukan akses yang cepat. Padahal, ada banyak akses yang bisa memberikan fasilitas fasilitas aplikasi asalkan mau mempelajari dengan hidayah. Jadi, hidayah itu tutorial yang bisa dipelajari, bukan datang dengan tiba tiba. Dapat dibayangkan cerita Sayidina Umar bin Al Khattab yang mencari cari hidayah melalui adiknya yang sedang membaca awal surat Thaha. Ada proses aktif untuk tahu dan mempelajarinya. Berbeda dengan orang orang berkemampuan khusus seperti Nabi Khidir as. Dia memang mendapat hidayah sesuai hak prerogatif Allah Taala kepadanya.

Membaca surat Al Fatihah, kemudian dikirimkan kepada Hadrat Rasul, ulama ulama, dan kepada ibu bapak jika dianalogikan dengan teknologi kekinian, maka tak ubahnya seseorang yang sedang menyambungkan perangkat sinyal miliknya kepada Sang Pemilik Sinyal, Allah Taala. Dan, tower terdekat kita adalah ibu. Seberapa besar perhatian kita selama ini kepada ibu kita sendiri? Kita sering ingin mengakses karena nafsu langsung kepada Allah. Mendownload langsung dari Allah, sementara tower yang terdekat sering diabaikan. Seberapa banyak kita membaca surat Al Fatihah untuk ibu kita, tower terdekat kita untuk sambung kepada Allah Taala? Maka, jangan heran kalau banyak gus gus yang nyeleneh suka bikin sulap seolah bisa mendownload langsung dari Allah. Wallahu a’lam.

Tags: AnalogKH Amin Abdul Hamid
Previous Post

Kader Imam Masjid di Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng

SELANJUTNYA

Antara KH Amin Abdul Hamid, Makam, dan Kopi

Redaksi

Redaksi

SELANJUTNYA

Antara KH Amin Abdul Hamid, Makam, dan Kopi

KADIN Jombang Gelar Sosialisasi Vokasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In