• Latest
  • Trending

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

21 Agustus 2022

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Rabu, 19 Agustus 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

Negara Kesatuan Republik Indonesia Samasekali Tidak Pernah Dijajah

17 Agustus Adalah Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Jatim Net26 Jurnalis Jatim Net26
21 Agustus 2022
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A

Ada sebuah kebiasaan yang salah letak keliru pasang yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang umumnya menyebut frasa 17 Agustus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Penyebutan itu sama halnya mengingkari dua nikmat besar dari Allah la’ala. Faktanya negara Republik Indonesia tidak pernah dijajah oleh siapapun. Yang dijajah selama 434 tahun (terhitung sejak Imperealis Portugis menguasai Malaka tahun 1511) bukan negara Republik Indonesia namun bangsa Indonesia.

Menurut Kyai Muhammad Muchtar frasa 17 Agustus Kemerdekaan Republik bisa membawa kepada 6 dosa besar politik, yaitu:

ArtikelLainnya

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023
0

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023
0

Terima Kasih Prof, Selamat Jalan Prof

19 September 2022
0

Tradisional di Sana, Modern di Sini

14 September 2022
0
Load More
  1. Dosa besar politik pertama terhadap Proklamasi karena jika menganggap frasa tersebut benar berarti pernyataan kemerdekaan Bangsa Indonesia dalam leks Proklamasi dianggap salah.
  2. Dosa besar politik kedua terhadap Bapak Bangsa. Jika berpendirian bahwa yang benar adalah “Kemerdekaan Republik Indonesia” bukan “Kemerdekaan Bangsa Indonesia” berarti menganggap bahwa para Bapak Bangsa yang telah menyusun leks Proklamasi itu salah.
  3. Dosa besar politik ketiga terhadap Bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia sudah merdeka tapi dianggap belum merdeka. Karena tanggal 17 Agustus 1945 dianggap yang merdeka adalah Republik Indonesia.
  4. Dosa besar politik keempat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jika berpendirian “Kemerdekaan Republik Indonesia” berarti sama halnya menganggap Negara Kesatuan Republik Indonesia ini pernah dijajah kemudian merdeka.
  5. Berikutnya dosa besar politik kelima terhadap sejarah.
  6. Dosa besar politik keenam terhadap Pembukaan UUD 1945.

Sejak tahun 1978 Kyai Muhammad Muchtar Mu’thi pimpinan Thoriqoh Shiddiqiyyah telah mengeluarkan seruan mengajak warga Shiddiqiyyah untuk mensyukuri nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuh tahun kemudian Kyai Muhammad Muchtar mengeluarkan 5 jilid kitab berjudul “Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia”.

“44 tahun adalah perjuangan yang panjang. Karena itulah mengapa salah letak keliru pasang ini harus terus diperbaiki. Haqqul Yakin Atas Berkat Rahmat Alloh Yang Maha Kuasa dan keinginan luhur usaha manusia pasti berhasil.” tutur Kyai Muhammad Muchtar.

Net26.id - 1167 Unit Rumah Layak Huni Dari Shiddiqiyyah 02

Atas nama seluruh Pengurus Dhilaal Berkat Rohmat Alloh Shiddiqiyyah (Dhibra) pusat maupun perwakilan-perwakilan daerahnya beserta seluruh organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah (ORSHID, YPS, JKPHS, OPSHID), Nyai Shofwatul Ummah istri Kyai Muhammah Muchtar menyampaikan enam hal pokok yaitu:

  1. Santunan Nasional Pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah merupakan bagian dari perwujudan Cinta Tanah Air Indonesia.
  2. Harapan untuk mendapat Ridlo Alloh Yang Maha Kuasa agar Negara Kesatuan Republik Indonesia diberi keselamatan dan rakyat Indonesia tumbuh berkembang nilai-nilai Persatuan dan Kesatuan Bangsa.
  3. Program ini merupakan wujud kesadaran, khususnya bagi warga Shiddiqiyyah untuk selalu peduli anak yatim/yatim piatu dan kaum dhuafa.
  4. Pada hakekatnya Santunan Nasional Pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah ini hanya menyampaikan hak anak yatim/yatim piatu dan kaum dhuafa sebagai cermin pribadi warga Shiddiqiyyah.
  5. Dana untuk santunan dalam bentuk rumah layak huni ini diperoleh dari warga dan simpatisan Shiddiqiyyah.
  6. Santunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah pada tahun ini sudah berjalan untuk yang ke-21.

Wujud rasa syukur ini yang mendorong warga Shiddiqiyyah se-Indonesia membangun rumah layak huni bagi masyarakat di bawah garis kesejahteraan sebanyak 1167 unit.

Tags: berdirinya negara republik indonesiakemerdekaan bangsa indonesiakyai muhammad muchtarkyai tarrumah layak huni shiddiqiyyahshiddiqiyyah
Previous Post

Biografi KHA Musta’in Syafiie (1)

SELANJUTNYA

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

Jatim Net26

Jatim Net26

SELANJUTNYA

Shiddiqiyyah Bangun 1167 Unit Rumah Layak Huni

Biografi KHA Musta'in Syafiie (2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In