• Latest
  • Trending

Luncurkan Buku, Bunga Setaman Siap Bersinergi

15 Agustus 2022

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

Luncurkan Buku, Bunga Setaman Siap Bersinergi

Jatim Net26 Jurnalis Jatim Net26
15 Agustus 2022
in Berita Umum
Reading Time: 3 mins read
A A

Jakarta-Net26.id Bertempat di Aula HB Jassin lantai 4 Gedung Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu, 13/8/2022, tim Bunga Setaman (BS) meluncurkan satu produk karya buku terbaru dari Ayu Yulia dan Anastasia Fanny Lioe. Buku kumpulan puisi (antologi) dwibahasa tersebut, Tarian Badai (The Dancing Storms), mendapat apresiasi pakar budaya Indonesia dari Swedia, Hans Stefan Danerek.

Stefan adalah peraih gelar PhD dalam studi bahasa Indonesia dengan disertasi tentang sastra modern Indonesia. Selama 2014 hingga 2016, ia melakukan penelitian dokumentasi bahasa dan tradisi lisan di Pulau Palu’e, Nusa Tenggara Timur. Stefan juga penerjemah susastra, termasuk fiksi Indonesia untuk penerbit Swedia. Tahun tahun terakhir, dia lebih fokus kepada tradisi lisan dan kerajinan, khususnya tenun ikat. Aktivitas Stefan selanjutnya dapat dilihat pada https://cawalunda.org.

ArtikelLainnya

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024
0

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023
0

Islam Mengajarkan Budaya Berpakaian dan Emas Kawin

1 November 2022
0

Presiden yang Memahami Keadilan dan Kemakmuran

28 Oktober 2022
0
Load More

Pada kesempatan tersebut, Rara, salah satu pendiri Bunga Setaman, memberi kesan positif: jika ke depan, Bunga Setaman dapat menggandeng banyak pihak, terutama kalangan pralansia dalam menghadapi bonus demografi saat ini.

Pralansia yang berusia antara 40 hingga 50 tahun diharapkan menjadi jembatan generasi milenial yang bakal mengambil alih tampuk kepemimpinan dalam waktu dekat.

Hal ini bertujuan agar tidak mengabaikan peran peran orangtua yang telah melampaui zamannya. Oleh karena itu, sebagai jembatan regenerasi, Bunga Setaman dapat mengakomodir bahan bahan yang diperlukan, termasuk diantaranya adalah pokok pokok pikiran warisan budaya yang harus tetap lestari.

Ada beragam komentar atas kesuksesan terselenggaranya acara tersebut, sebagaimana Stefan memberikan apresiasi agar kegiatan berlanjut pada penerjemahan karya karya susastra. Memang, ada banyak karya susastra Indonesia yang “bagus bagus” tapi masih kurang dikenal di luar negeri.

Acara yang digawangi oleh Rara, Puspa, Ayu, dan Meidy tersebut memang penuh perjuangan. Mengingat, masa pandemi belum sepenuhnya berlalu. Perlu semangat untuk menjelang masa masa pemulihan nasional.

Dunia Rara

Dalam uraiannya, Rara mengungkapkan, “Acara kemarin terbilang cukup baik, meriah (mungkin karena ada door prize dari sponsor). Ada lebih dan kurangnya, itu biasa dalam suatu acara. Alhamdulillah, sudah bisa melewatinya tanpa terdengar protes dan keluhan dari hadirin. Padahal menurut kita banyak banget kesalahannya dan kekurangannya. Apalagi personel kita tak lebih dari 5 orang yang pegang peran.”

Setiap cerita mesti ada momen klimaks dan antiklimaks agar menarik. Hal ini terjadi pada detik detik yang menegangkan.

“Pembaca doa mas Imung sampai ganti kostum penjaga kopi/barista lalu maenin gitar buat pembaca puisi. MC sampe nenteng kaki mic sendiri lantaran penjaga sound system-nya (dari yang punya gedung) asik youtube-an di meja mixernya. Kocak, dah, ah!” cerita Rara, gemas

“Kami beberesan bawa barang barang turun terus pulang ke rumah Mbak Ayu, langsung aku jadwalkan evaluasi acara di sana sebelum ada yang terlupa dari ingatan.”

Agaknya, Gusti Allah pancen mboten sare. “Alhamdulillah, ada yang datangi aku dan berbisik, BS bagus, maka perbanyak aksinya, kalau bisa jangan cuma sastra!” lanjut Rara.

Ada lagi, bapak bapak bertanya, “Bu Rara, buat bapak bapaknya BS kegiatannya apa?”

“Arisan!” jawab Rara, spontan.

Hingga membuat si bapak tertawa. “Kontak saya ya kalau ada kumpulan bapak bapaknya,” sahutnya.

Itu adalah dua dari enam orang yang menghampiri Rara seusai acara “Itu PR buat kita!” Rara memberi sinyal kuat.

“Eniwei, aku berterima kasih buat semua rekan atas kerjasamanya. Mohon maaf kalau ada yang terlewat atau lambat aku respon kemarin, karena tenagaku bener bener tercurah untuk mempersiapkan (acara) ini. Maklumlah, kan personelnya cuma kita kita aja, gak ada panitia panitiaan. Pelan pelan mendatang insya Allah bisa kita tutupi segala kekurangan kemaren,” pungkas Rara, penuh harap.

Tags: Hans Stefan DanerekTarian Badai (The Dancing Storms)
Previous Post

KHA Musta’in Syafiie: Pensiun Dini di Usia 40

SELANJUTNYA

Modus Tiket Bodong di Terminal Pantura

Jatim Net26

Jatim Net26

SELANJUTNYA

Modus Tiket Bodong di Terminal Pantura

Refleksi 17 Agustus 2022: Mencintai Edususastra di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In