• Latest
  • Trending

Obituari: Buya Syafi’i, Sosok Kalem Pemersatu Bangsa

27 Mei 2022

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 19 Juni 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

Obituari: Buya Syafi’i, Sosok Kalem Pemersatu Bangsa

Redaksi Jurnalis Redaksi
27 Mei 2022
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
33283335

Jakarta-Net26.id Walau sudah tahu sering terjadi kasak-kusuk, bahkan memakan korban jiwa, dirinya masih tetap tenang. Jernih, memandang ke depan. Bersama Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid, 1940-2009), Buya Syafi’i Ma’arif (Prof. Dr. Ahmad Syafi’i Ma’arif, 1935-2022) menggelar pelatihan bagi kader-kader muda NU di Tompeyan, Yogyakarta. Kantor PWNU Yogyakarta.

Orde Baru dan Titik Tolak Sejarah Bangsa

ArtikelLainnya

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023
0

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023
0

Terima Kasih Prof, Selamat Jalan Prof

19 September 2022
0

Tradisional di Sana, Modern di Sini

14 September 2022
0
Load More

Dalam banyak hal, hubungan antara NU dan Muhammadiyah diibaratkan seperti saudara tua dan saudara muda. Meskipun tidak jarang berselisih paham.

Foto koleksi Yenny Wahid

Namun, perselisihan paham itu telah mendewasakan. Banyak kasus-kasus parsial (furu’iyah) bisa diselesaikan. Yang semula berbeda pendapat tentang jumlah rekaat sholat tarawih misalnya, bisa didamaikan. Begitu pula pada perbedaan penentuan awal Ramadhan atau 1 Syawal. Perbedaan itu pada dasarnya bukan pada hal prinsip tentang keberagamaan. Pada tataran kebangsaan, NU dan Muhammadiyah sudah sama-sama menerima Pancasila sebagai dasar negara.

Pejuang Kemanusiaan

Visi kemajuan NU dan Muhammadiyah menemui puncak manakala Buya Syafi’i dalam banyak hal pula menjalin hubungan baik dengan Gus Dur. Tidak saja pada tataran pemikiran dan konsep, melainkan dalam kerjasama antarorganisasi. Terutama, ketika terjadi suksesi kepemimpinan Orde Baru. Negara menjadi persoalan NU dan Muhammadiyah sebagai dua organisasi terbesar di Indonesia dengan tanpa maksud mengecilkan peran dan kontribusi organisasi dan elemen bangsa lainnya.

Kuliah-kuliah Buya Syafi’i lebih banyak berbicara dari sudut sejarah. Dan, sejarah adalah kemanusiaan itu sendiri. Dari aspek sejarah, kritik diperlukan untuk merekonstruksi kembali nilai-nilai kemanusiaan. Dari kemanusiaan itu, suku-bangsa Indonesia layak berbicara tentang keadilan, kemakmuran, ketahanan, dan harga diri bangsa itu sendiri.

Dalam banyak hal, sekali lagi, Buya Syafi’i seperti sekeping dua sisi matauang dengan Gus Dur. Karakter kuat yang dimiliki keduanya sangat kuat dalam hal harga diri. Buya Syafi’i sebagai orang Minang dan Gus Dur sebagai orang Jawa Timur. Sama-sama blakasuta, blak-blakan, dan apa adanya. Karakter yang sering berbalik dengan kebanyakan. Sering bersemu dan ewuh pakewuh.

Keduanya tidak jarang terlibat dalam polemik intelektual melalui tulisan-tulisan bernas di media massa. Saling kritik dan saling memahami karakter masing-masing. Ketika Gus Dur menjadi presiden, Buya pun tidak sungkan-sungkan melancarkan kritik.

Keduanya memang tidak sekadar berkawan, namun melebihi saudara tua dan saudara muda. Ada kerinduan terselip di hati Buya ketika polemik bangsa yang biasa diselesaikan oleh Gus Dur.

Kini, keduanya sudah dipanggil ke alam baka oleh yang Maha Kuasa. Seusai menyelesaikan tugas kemanusiaan masing-masing. Buya Syafi’i bukan intelektual kampus yang hanya bersembunyi di balik meja guru besar, tapi ia seorang anak kampung yang mandiri. Di usia senjanya, ia masih melayani dirinya sendiri untuk pergi ke mesjid tepat waktu, menghubungi kolega-kolega bahkan orang-orang yang sering dipandang tidak penting.

Tags: Buya Syafi'i Ma'arif
Previous Post

Antara Saddam Hussein, Gus Dur, dan Buya Said

SELANJUTNYA

Buya Said: Negara Islam Modern dan Budaya Nusantara

Redaksi

Redaksi

SELANJUTNYA

Buya Said: Negara Islam Modern dan Budaya Nusantara

Ilmu Umum dan Ilmu Khusus, Sejauh Pengaruhnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In