• Latest
  • Trending

Beberapa Penerbit Tak Bayar Royalti Penulis

20 Agustus 2022

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

Beberapa Penerbit Tak Bayar Royalti Penulis

Jatim Net26 Jurnalis Jatim Net26
20 Agustus 2022
in Sejarah dan Sastra
Reading Time: 2 mins read
A A

Ada sebagian kelompok yang memang memiliki niatan baik untuk mengangkat harkat dan derajat penulis di Indonesia. Sehingga penulis tetap bisa eksis dan memiliki kelayakan di mata masyarakat seperti profesi lainnya. Kalua mau disebut sebagai sebuah profesi. Konsekuensinya, kalua menjadi sebuah profesi, maka ada jerih upah yang layak seharusnya didapat oleh seorang penulis.

Namun, penulis belum memiliki posisi yang layak dari sekadar gambaran cita cita Gerakan literasi. Pelajar pelajar mesti bertanya, apa tujuan belajar literasi? Meskipun, banyak.

ArtikelLainnya

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023
0

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023
0

Masa Kegelapan Datang Diganti dengan Perang

15 November 2022
0

Sastra dan Pusat Peradaban di Nusantara

5 November 2022
0
Load More

Hak Hak Penulis

Kemajuan literasi dengan peminat yang tidak sedikit cukup membanggakan karena pelajar pelajar sudah bisa menulis, meskipun baru bisa menyeritakan tentang dirinya sendiri.

Seorang dosen sebuah perguruan tinggi yang kini menjadi pejabat di kementerian pernah menanyakan tentang naskah bukunya, terutama royalti. Dia merasa bukunya terus terbit tapi tidak pernah mendapat laporan dari penerbit. Bahkan, penerbit yang dimaksud sudah bersalin rupa alias ganti nama.

Dosen tersebut memang menulis sebuah buku matakuliah dasar yang setiap tahun dijadikan pegangan oleh mahasiswa mahasiswa baru. Itu modus pertama.

Modus kedua, ketika dunia buku masih jaya jayanya, sebelum dihantam badai fasilitas online. Seorang penulis biasanya mendapat kontrak dari penerbit dalam waktu tertentu dengan upah dan jumlah tertentu. Berselang waktu, setelah masa kontrak berlalu, buku sang penulis tetap beredar di pasaran (online) dengan alasan “stok lama”. Tidak ada laporan kepada penulis kalua memang itu stok lama. Bahkan, dari cerita seorang penulis novel, penerbit dimaksud pernah menyetak tulisannya dengan jumlah “oplag” di luar perjanjian kontrak. Mungkin, karena laris bukunya?

Ternyata, ada juga penerbit yang “nakalan”!

Filsafat Praktis

Semestinya, penerbit buku dapat menjadi mitra bagi penulis dalam menyerdaskan kehidupan bangsa. Bukan semata bisnis dalam mengeruk keuntungan. Namun, penerbit juga tak lepas dari kerja kerja “mafia”. Pernah menjadi bisnis yang menguntungkan pada masanya.

Padahal, menulis adalah kerja keabadian menurut slogan yang sering disuarakan hati parapenulis untuk memupuk harapan. Dengan menulis, seseorang menjadi pelaku filsafat praktis. Dia tidak saja bertindak semata dengan tindakan, melainkan terkonsep dengan rapi. Dari menulis pula, seseorang dapat menyumbangkan pikirannya agar berguna bagi orang banyak. Setidaknya, “kerja berpikir” yang dilakukan oleh seorang penulis masih tetap memiliki keistimewaan di mata masyarakat. Kalaupun masyarakat sudah bisa menulis sendiri, apalagi dengan media yang lebih mudah seperti saat ini, berarti hal itu menunjukkan kemajuan bangsa. Bangsa yang masih jauh dari literasi “yang benar” belum bisa dipandang sebagai “yang beradab”.

Bercerita tentang menulis seperti CLBK (Cerita Lama Belum Kelar) yang akan menemukan muaranya sendiri.

Tags: penulis
Previous Post

Keluarga Pak Salim

SELANJUTNYA

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Satu)

Jatim Net26

Jatim Net26

SELANJUTNYA

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Satu)

Pesantren dan Selebrasi Intelektual (Bagian Dua)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In