• Latest
  • Trending

Apa pun untuk Karya dengan Upaya yang Maksimal

22 Juli 2022

Shiddiqiyyah Dhibra Gelar Buka Puasa Dan Santunan Anak Yatim Di Bulan Ramadan

21 Maret 2024

Tabir Misteri Peringatan Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus 2023

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023

Belajar Tauhid kepada Syekh Muhammad Nafis Al Banjari (V)

7 Maret 2023

Proyek Proyek Melatinkan Karya Karya Sastra di Indonesia

2 Maret 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam “Ruang Renung Rara”

28 Februari 2023

Dari Kata untuk Manusia dalam Ruang Rindu Rara

28 Februari 2023

Menerjemah Nilai Nilai Kemanusiaan August Strindberg di Indonesia

28 Januari 2023

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
JATIM - Net26.id

Apa pun untuk Karya dengan Upaya yang Maksimal

Jatim Net26 Jurnalis Jatim Net26
22 Juli 2022
in Budaya dan Agama
Reading Time: 2 mins read
A A

Munculnya istilah karakter dari tulisan. Dari tulisan, dapat diketahui bakat, watak, dan karakter seseorang. Berangkat kemudian pada pilihan-pilihan lain dengan media yang lain pula. Meskipun pada dasarnya sejak manusia mengenal arti sebuah tanda.

Diskusi budaya Helmy Yahya dan Nasirun. Foto YouTube.

Perjuangan manusia untuk menemukan karakter melalui proses dan tahapan-tahapan yang tidak sebentar. Sejak mereka berada di goa-goa, meninggalkan goresan-goresan gambar sederhana tentang binatang-binatang di sekitar mereka. Mereka menggunakan bulus atau kura kura sebagai binatang yang paling dekat karena tinggal di tepi tepi sungai dan menjadi bahan santapan mereka.

ArtikelLainnya

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
0

Mengapa Islam Menjadi Agama bagi Mayoritas Manusia di Nusantara?

19 November 2022
0

Metropolitan Caruban Nagari dan Tuban Nagari

7 Oktober 2022
0

Tradisi Rebo Wekasan di Galesong, Takalar

23 September 2022
0
Load More

Dari goresan goresan itu, mereka menuangkan perasaan perasaan dan kegelisahan kegelisahan. Coba meluapkan melalui goresan goresan mereka.

Dengan sederhana, mereka irit berbicara.
Hingga ke masa kini, manusia semakin cerewet dan melempar semua uneg uneg dan perasaan. Hampir semua diluahkan. Dengan umbaran umbaran yang tiada batas.

Tapi, memang sudah memiliki watak yang sama. Era tahun 1990an, tren bercelana ala “cut bray” sempat menjadi trendi. Begitu pula, celana pensil bagi laki laki. Padahal, tren demikian sudah pernah ada pada masa 1960an. Masa lalu selalu menjadi patokan.

Tanpa disadari, pandemi telah menyadarkan manusia untuk meratifikasi diri kembali kepada budaya semula. Manusia tidak bisa terus berperang pada level atas. Mereka mesti kembali kepada tempat berpijak. Kembali kepada asal. Pada masa krisis, manusia hanya bisa berpegang pada perut masing-masing. Tidak pada finansial yang melimpah. Meskipun, pada taraf ini watak keserakahan benar benar tampak, tanpa ada lagi tedeng aling aling. Manusia hanya butuh makan sebagai kebutuhan dasar, bukan mimpi mimpi pertumbuhan ekonomi dan finansial. Bukan fasilitas fasilitas yang memudahkan. Meskipun, sering pengamanan finansial menjadi pokok bahasan dan keyakinan baru. Ada sebuah film Korea menceritakan tentang seorang Dewa Penolong yang suka membagi bagikan uang laksana Robin Hood kepada orang orang yang sedang dilanda kelaparan di tengah tengah cuaca dingin yang siap merenggut nyawa. Tapi, satu jawaban pasti, “Kami tidak butuh uangmu, kami butuh makan. Uang tidak bisa dimakan,” ungkap sesosok kedinginan yang hampir mati.

Ada banyak orang berbicara kemajuan dengan melupakan asal dan dasar. Di rumah rumah mereka menumpuk barang barang dan fasilitas fasilitas mewah. Kemajuan teknologi. Makanan, transportasi, jemputan, antaran semua bisa dipencet. Tidak ada lumbung sama sekali.

Pada masa lalu, manusia menyimpan bahan bahan makanan mereka ke dalam goa-goa dan lumbung lumbung untuk berjaga jaga pada masa paceklik yang panjang. Sekarang, paceklik sedikit tinggal teriak teriak menyalahkan pemerintah.

Entah, masihkan percaya pada pangkal dan asal untuk menemukan kembali karakter yang hilang? Mengapa kebutuhan dasar itu mulai hilang dalam agenda-agenda kehidupan sementara?

Tags: Apa punkarya
Previous Post

KH Mabrur Syaibani: Hapal Al Quran sebagai Wiridan

SELANJUTNYA

Kepiawaian KHA Musta’in Syafiie Menafsirkan Diksi Diksi Al Quran

Jatim Net26

Jatim Net26

SELANJUTNYA

Kepiawaian KHA Musta'in Syafiie Menafsirkan Diksi Diksi Al Quran

Membangun Peradaban Al Quran di Pulau Dewata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • UMKM
  • Khusus
    • Berita Khusus
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In